Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Monday, December 1, 2014

A Glass Of Mango Juice

Apa arti segelas jus mangga?

A glass of mango juice.. what would it tell you?

Hari Senin lalu.. “Kemana si Desi?” tanya saya “Katanya mau makan bareng, ini kok malah menghilang”

Last Monday.. “Where’s Dessy?” I asked “She said she wanted to have lunch with us, now she’s nowhere to be found”

“Ke pasar” jawab rekan saya.

“She goes to the market” replied my colleague.

“Ngapain? Beli makanan?”

“What is she doing there? To get some meals for lunch?”

“Beli mangga”

“To buy some mangoes”

Beberapa menit kemudian dia kembali ke kantor. Dan setelah makan siang..

Few minutes later she got back at the office. And after lunch..

“Mau bikin jus mangga dulu ya” katanya sebelum menghilang ke pantry.

“Gonna make some mango juice” she said before she went to the pantry.

Ketika dia kembali ke ruangan saya, dia membawa jus mangga seteko penuh dan empat gelas.


When she returned to my room, she brought with her a full teapot of ice mango juice and four glasses.

Masing-masing kami mendapat segelas penuh jus mangga yang dingin dan manis-manis asam menyegarkan.

Each of us got a full glass of cold, sourly sweet and fresh mango juice.

Kami bercanda, mengobrol dan tentu saja berfoto-foto. Meriahnya ruangan saya siang itu..

We joked, chatted and took photos of course. It was so merry in my room that afternoon.

Ketika seorang kurir dari kantor pusat datang, Desi spontan berseru “jangan pulang dulu, pak. Minum jus dulu” dan dia berlari untuk mengambil gelas, menuangkan jus ke gelas itu dan memberikannya pada bapak itu yang tentunya tidak menduga hari itu dia akan mendapat kejutan berupa segelas jus mangga di kantor saya.


When the messenger from head office came, Dessy spontaneously exclaimed “don’t go. Have a glass of juice first” and she ran to get a glass, poured it into the glass and handed it to the man who certainly didn’t expect to get a surprise in the form of a glass of mango juice in my office on that day.

                                         * * * * *

Kelihatannya hanya segelas jus mangga tapi segelas jus mangga itu dapat bicara banyak tentang..

It looks like it was just a glass of mango juice but it can talk a lot about..

Kemurahan hati.

Generosity.

Ada banyak orang murah hati disekitar saya. Desi adalah satu diantaranya. Enam bulan saya mengenalnya dan kemurahan hatinya bisa membuat saya kagum, geleng-geleng kepala dan juga malu pada diri sendiri.

There are many generous people around me. Dessy is one of them.  I have known her for six months now and I admire her generosity, I shake my head to it and also embarrassed to myself.

Contohnya hari itu dia membeli dua kilo mangga dengan uangnya sendiri dan dia mendapat paling banyak hanya dua gelas jus mangga. Selebihnya kami yang menghabiskan jus mangga itu.

That day, for example, she bought two kilos of mangoes with her own money and she got just two glass of mango juice. The rest was given to us.

Kita akan berpikir lebih mudah untuk bermurah hati pada teman, sahabat atau keluarga. Tapi sebetulnya tidak demikian. Setidaknya bagi beberapa orang, hal itu malah sulit untuk dilakukan.

We think it is easier to be generous to friends, bestfriend or family. But in reality it doesn’t work like that. Some people even find it hard to do.

Jadi kalau ke orang-orang terdekat dan terkasih saja sulit untuk bermurah hati, bagaimana ke orang yang tidak dikenal?

So if it is hard to be generous to the close and love ones, strangers are out of the question.

Ketika kami berdua pergi mengunjungi museum-museum di daerah Kota Tua Jakarta, saya melihat sendiri contoh kemurahan hati Desi memang tidak mengenal pembedaan entah itu orang yang dikenalnya atau total tidak dikenalnya.

When we went to visit museums in Old Town Jakarta, I saw it myself how Dessy’s generosity is unlimited. It is in store for everyone she knows or a complete stranger.

Kami sedang mengantri di depan pintu masuk museum wayang. Menunggu giliran untuk membeli tiket masuk. Di depan kami ada lima atau enam anak laki-laki yang sedang membeli tiket.
We were lined up infront of puppet museum entrance door. Waiting for our turn to buy entrance ticket. Infront of us there were five or six boys who were buying tickets.

Anak-anak ini rupanya mengumpulkan seluruh uang yang mereka miliki tapi itu masih kurang beberapa ribu.

These kids put all their money but it was still few thousand short.

Kami berdua menyaksikan ini dan Dessy mengulurkan uangnya “Kurangnya ke sini saja” katanya pada petugas museum.

We both saw this and Dessy handed out her money “charge their shortage to it” she told museum officer.

Saya tercengang. Saya tahu dia memang murah hati tapi kami tidak kenal anak-anak itu dan mereka seharusnya pergi menemui orang tuanya untuk memberitahu uang mereka tidak cukup untuk membayar tiket masuk museum.

I was stunned. I am well aware of her generosity but these kids were total strangers and they should go to their parents to let them know their money was not enough to get the museum entrance ticket.

Saya tidak bisa sepenuhnya menjadi seperti dia. Karena itu saya mengagumi kemurahan hatinya yang tanpa batas. Tidak hanya mengenai uang tapi juga kesediaannya untuk menolong.

I can’t be completely like her. That is why I admire her unlimited generosity. It is not just for money but also goes for her willingness to help others.

Yang terakhir ini kadang bikin saya menggeleng-gelengkan kepala. Lebih banyak karena gemas dan kasihan melihatnya akhirnya kelimpungan sendiri karena begitu banyak yang harus dikerjakannya.

The last sometimes makes me shake my head. More because I am annoyed and also don’t have the heart to see her overwhelmed for having too much to do.

Beberapa kali saya bilang ke dia untuk jangan semua permintaan minta tolong diterima. Kadang dia mengikuti saran saya tapi seringkali dia ‘lupa’. Yah, mungkin juga memang sudah sifatnya yang senang menolong.

I have told her to not accept all the do-me-a-favor request. Sometimes she listened but sometimes she ‘forgot’. Yeah, maybe it is because it has already in her character to help others.

Kemurahan hatinya kadang membuat saya malu pada diri sendiri karena merasa saya tidak bisa seperti itu. Saya terdidik dan terbiasa dengan prinsip individualis. Kalau pun saya bermurah hati, saya lebih sering melakukannya untuk mereka yang saya sayangi. Dan dalam hal menerima permintaan tolong orang, saya memilih mana yang saya rasa bisa saya lakukan dan yang saya rasa bukan permintaan ber-azas memanfaatkan (memperalat) kebaikan hati orang lain.

Her generosity sometimes embarrasses me for knowing I can’t be like that. I am trained and used to individuality principal. When I am generous, I do that mostly to my loved ones. And in accepting the do-me-a-favor request, I choose which one I can do and the ones I sense not the kind of using (manipulating) other people’s generosity.

* * * * *

Segelas jus mangga dapat bercerita banyak tentang ketulusan hati.

A glass of mango juice can tell lots about sincerity.

Dalam dunia penuh dengan kemunafikan, kecurigaan dan ego ini, ketulusan hati jauh lebih tinggi nilainya dari apa pun juga.

In this world full with hypocrisy, suspicion and ego, sincerity is more valuable than anything else.

Segala sesuatu di dunia ini memiliki rencana dan maksud tersembunyi..

Everything in this world has hidden agenda and intention..

Bukankah kita tersenyum manis kepada seseorang sementara pada saat yang bersamaan kita mengutukinya, kita bermanis lidah pada orang lain karena kita ingin mendapat keuntungan dari orang itu, kita memberikan hormat palsu karena kita merasa kita membutuhkan sesuatu dari orang yang kita berikan penghormatan itu.. benar kan? Siapa di dunia ini yang tidak melakukannya?

We smile sweetly to somebody while we curse that person at the same time, right?; we give lip service to other person because we want to get advantage out of that person, we give fake respect because we need something from the person whom we give that respect.. isn’t it right? Who in this world does not do any of those things?

Ketika ketulusan hati membuat kita bisa mencintai, memaafkan, memberi, menolong, menghormati, menerima kelemahan sesama kita, .. ketulusan itu menjadi lebih berharga dari apa pun juga yang ada di dunia ini..


When sincerity make us able to love, to forgive, to give, to respect, to accept our fellow’s flaws.. that sincerity has become more precious than anything else in this world.

* * * * *

Segelas jus mangga dapat bercerita banyak tentang persahabatan.

A glass of mango juice can tell lots about friendship.

Kita adalah orang-orang yang memiliki banyak perbedaan; suku/etnis, budaya, kepercayaan, pendidikan, status, pekerjaan, sifat, kebiasaan, minat, kemampuan, umur dan banyak lagi perbedaan lainnya.


We are people who have lots of uncommon things; ethnic group, culture, belief, education, status, work, character, habit, interest, ability, age and many other things.

Persahabatan mengajari kita untuk dapat menerima perbedaan dalam diri satu dengan lainnya.

Friendship teaches us how to embrace the differences in one another.

* * * * *

Segelas jus mangga dapat bercerita banyak tentang kebahagiaan dalam bentuk sederhana.

A glass of mango juice can tell lots about happiness in simplicity.

Kebahagiaan ketika meminum jus itu, kebahagiaan ketika berada bersama-sama dengan teman dan sahabat, kebahagiaan saat mengobrol dan bercanda.

Happy when we drank that juice, happy being together with friends and bestfriends, happy when we chatted and joked around.

Apakah kita baru bisa berbahagia setelah kita memiliki kehidupan yang lebih baik? Atau ketika segalanya berjalan lancar? Atau setelah kita mendapatkan segala yang kita inginkan?

Can we be happy after we have a better life? or when things go well? Or after we get everything we want?

Hari-hari ini kebahagiaan memiliki sederet panjang syarat dan juga label harga.

These days happiness has long condition and also has price tag.

* * * * *

Sesuatu yang kelihatannya sederhana dan bahkan remeh ternyata punya banyak arti.

Something that looks so small and insignificant actually held lots of meaning.

No comments:

Post a Comment