Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Wednesday, March 20, 2013

Big Big World


Lagunya sederhana. Kata-katanya sederhana. Iramanya sederhana.

Simple song. Simple words. Simple lyrics.


Coba dengerin lagunya...

Listen to the song..

'I'm a big girl'... terjemahannya bukan 'saya perempuan yang gede' lho.. hehe. Bahasa Indonesianya berarti 'saya bukan lagi anak kecil'.

I'm a big, big girl.. means I am no longer a child.

In a big worlddi dunia yang besar (lagi-lagi tidak mengacu pada ukuran).

Saya pernah berada di dunia yang besar ini kemudian pergi meninggalkannya untuk masuk dalam dunia yang kecil. Tapi karena alasan-alasan tertentu, saya harus meninggalkan dunia kecil saya dan kembali masuk dalam dunia yang besar.

I lived in this big world but I left it to be in a small world. Due to some reasons I had to leave my small world to enter this big world again.

Perasaan saya tentang hal-hal yang saya temui dalam dunia yang besar ini digambarkan dalam lirik lagu itu,

How do I feel about it? this lyrics say it all,

I can see the first leaf falling
It's all yellow and nice
It's so very cold outside
Like the way I'm feeling inside

Sudah pernah lihat daun-daun pertama berguguran dari pohonnya? Biar pun di Indonesia tidak ada musim gugur tapi saya pernah melihat daun-daun berguguran. Pemandangan yang indah.

I have seen leaves falling off the trees though there is no autumn in Indonesia. It surely a beautiful sight.

Ada keindahan tapi pada saat bersamaan saya menemukan banyak hal yang membuat hati saya berubah menjadi kosong dan dingin sejak saya meninggalkan dunia saya yang kecil itu dan masuk ke dalam dunia yang besar.

There are beautiful things but at the same time my heart turns empty and cold since I left my small world and be in this big world.

But I do, do feel that I do, do will miss you much

Saya belum lama kembali di dunia yang besar ini dan kejadian demi kejadian, manusia demi manusia, pemikiran demi pemikiran.. telah membuat saya kehilangan apa yang dulu pernah saya pegang erat, yang saya pertahankan walau kelihatannya langit akan runtuh menimpa saya.. dan saya memutuskan untuk tidak mempercayai semua itu lagi, saya mengucapkan selamat tinggal pada tokoh yang dulu pernah menjadi segalanya bagi saya.

It hasn’t been a long time since I return to this big world and things, people, thoughts.. have made me lost what I used to hold on tight, what I refused to give in though it looked as if the sky would fall upon me.. and I decided not to believe them anymore, I said goodbye to the One who used to be everything for me.

I have your arms around me
Warm like fire
But when I open my eyes
You're gone

Dulu memang demikian. Sampai kemudian saya melihat bahwa saya mendapati bahwa sebetulnya saya sendiri karena dalam banyak peristiwa, tetap saja fisik dan perasaan saya yang lebih dulu kena tamparan. Saya mengira ada lengan yang memeluk dan melindungi saya tapi sebetulnya tidak ada.
It used to be that way. Until I realized I have been actually always on my own because events by events showed me that it has always been me, physically and emotionally who got the slap. I thought there were arms that hugged and protected me but there was none.

Outside it's now raining
And tears are falling from my eyes
Why did it have to happen
Why did it have to end

Saya mungkin tidak akan pernah mengerti kenapa semua yang saya alami harus membawa saya sampai ke titik kesimpulan ini karena saya tidak pernah mau semua harus berakhir begini.

I may never understand why everything I have been through had to get me to this point because I never wanted it to end like this.

Kadang-kadang saya berharap saya tidak pernah kembali lagi ke dunia yang besar ini karena sekalipun peristiwa-peristiwa yang saya alami membuat kedewasaan saya semakin berkembang dan kokoh tapi ada sisi-sisi dalam diri saya yang hilang.

Sometimes I wished I never had to return to this big world because though the things I have been through have made me more mature and tough but I also lost things in myself.

Saya terjepit dalam dilema. Terjebak dalam ketidakmengertian.

I am stuck in dilemma. Caught in confusion.

Tapi saya tidak bisa berhenti berjalan. Entah suka atau tidak, saya masih harus meneruskan perjalanan di dunia yang besar ini.

But I can’t stop now. Whether I like it or not, I have to continue my journey in this big world.

Kalau anda bingung, … yah, saya sendiri juga bingung.

If this confuses you, … hell, I myself am confuse.

Dan payahnya, saya tidak bisa menceritakannya pada siapa pun.

The darn thing is, I don’t have anyone I can tell about this.

Orang tua saya terlalu sibuk dengan urusan kesehatan. Masa mau saya tambahi lagi dengan membagi segala keruwetan dalam otak saya?

My parents are too busy being unwell. Would I bother them with my complicated mind?

Orang-orang di sekitar saya? Banyak yang baik tapi sedikit yang benar-benar bisa di percaya.

People around me? Many of them are kind but less are really trustworthy.

Teman? Kami berbagi tawa tapi saya bertanya-tanya apa mereka juga bisa diajak berbagi air mata.

Friends? We share our laugh but I wonder if I could share them my tears.

Sahabat? Mereka berpikir saya adalah orang yang tegar, hampir tidak mungkin menemui kenyataan bahwa saya sebetulnya adalah orang yang penuh dengan keresahan.

Best friends? They think I am an unbreakable person, it is almost impossible to find the truth that I am a restless person.

Andre? Kami terpisah oleh jarak yang demikian jauh hingga rasanya seperti tidak punya kekasih karena sebagian besar dari waktu yang ada saya lewatkan tanpa kehadirannya.

Andre? There is a huge distant separating us that it feels I don’t have any boyfriend because I spend most of my time without his presence by my side.

Dunia yang besar ini menyadarkan saya bahwa dia telah membangun tapi juga menghancurkan saya. Dia membuat saya mendapatkan dan kehilangan banyak hal. Dia membuat saya bersyukur tapi juga menyesalinya. Dia membuka mata saya supaya saya melihat bahwa saya bukan lagi kanak-kanak yang lugu tapi seorang dewasa. Suatu anugerah sekaligus kutukan.


This big world made me realize that it has build but also destroy me. It gives and takes lots of thing to and from me. I am grateful but yet also keep regret. It opens my eyes so I can see that I am no longer an innocent child but an adult now. A blessing but also a curse.

No comments:

Post a Comment