Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Thursday, December 22, 2016

My Photos (Sunrise)

Saya ini pengagum matahari terbit karena buat saya pemandangannya jauh lebih indah dibandingkan dengan matahari terbenam. 

I'm a great admirer of sunrise because for me the view is more beautiful than sunset.

Cuma ya matahari terbenam lebih digembar-gemborkan dibandingkan dengan matahari terbit. Coba saja lihat brosur tempat-tempat wisata atau hotel-hotel yang dekat dengan pantai. Menikmati matahari terbenam lebih sering dijadikan sebagai satu dari sekian daya tarik suatu tempat.

However, sunset is put under the spotlight while sunrise is not. Just look at the brochures of tourism places or seaside hotels. Enjoying sunset is oftenly made as one place's attraction.  

Matahari terbit kalah pamor.

Sunrise is outshone by sunset.

Mungkin karena lebih gampang buat melihat matahari terbenam dari pada melihat matahari terbit.

Maybe because it is easier to see sunset than sunrise.

Dalam pengalaman saya 'mengejar' matahari terbit, tantangan terbesarnya adalah harus bangun dari jam 4 pagi. Mau ke kantor aja saya ga bangun sepagi itu jadi bayangkanlah ngantuk dan malasnya buat bangun. 

In my experience of 'chasing' sunrise, the biggest challenge is to have to get up at 4 am. I don't get up that early in workdays so imagine how sleepy and how hard it is to get up.

Belum lagi kalau ini dalam rangka liburan. Hari pertama sampai di tempat liburan pasti menguras banyak enerji. Belum lagi kalau malam pertama tidurnya larut... wah, besok paginya susaaaaahh banget buat buka mata.. apalagi kalau udaranya dingin.. aduh maaakk, makin ogah rasanya buat ninggalin tempat tidur yang empuk dan hangat. 

Not to mention if this is on a vacation. The first day arriving at the destination has always taken a lot of energy. Sleeping late in the first night would make the next morning goes like... ahhh.. it's so hard to open my eyes.. it makes worse if it's freezing.. oh man, it's so damn hard to leave the nice and warm bed.

Jam 4 pagi alarm bunyi. Perlu waktu lima belas menit buat saya benar-benar bangun. Itu juga jalan masih tersaruk-saruk ke kamar mandi. Kadang pakai acara ga sengaja nendang atau kesrimpet kaki tempat tidur, kaki kursi, keset.. hehe.. 

The alarm rings at 4 am. It takes about fifteen minutes to make me fully awake. Walking to the bathroom like a drunk person. Sometimes I accidentally kicked or tripped to the bed, the chair, doormat.. haha..

Cuci muka, pipis, pake jaket dan ambil kamera sebelum keluar kamar.

Washed the face, peed, put on the jacket and took the camera before leaving the room.

Yang paling enak waktu saya menginap di Gunung Bunder. Kamar saya menghadap ke arah timur jadi saya tinggal nangkring di jendela kamar, tidak perlu puyeng cari lokasi yang strategis, tidak perlu jalan jauh dan tidak perlu kedinginan. Sedap.




The nicest one is when I was vacationing in Gunung Bunder. My room is in the east wing so I just needed to sit on the window, didn't have to have headache over finding the strategic location, no need to take a long walk nor to get freezing. Awesome.

Motret matahari terbit sering memberi kesempatan untuk menangkap pemandangan lainnya disekitar lokasi yang tidak kalah bagusnya contohnya dua foto dibawah ini.

Oftenly there are chances to capture other beautiful scenery around the location while taking photos of sunrise like these photos below.



Yang paling seru waktu saya liburan di Ambon. Wih, jam 4 pagi kami sudah berangkat naik motor ke atas bukit. Mana jalanannya nanjak, terjal dan gelap gulita pula.. hiii.. Belum lagi dinginnyaaaa.. ngantuk saya langsung hilang seketika itu juga.








The thriling experience is when I was vacationing in Ambon. Man, at 4 am we went up to the hill by motorcycle. The road is steep and it was pitch dark.. scarry.. and it was soooo freezing.. my sleepiness was gone at that very moment.

Kejar-kejaran sama matahari bisa bikin senewen soalnya dia kan ga nungguin kita. Makanya lebih baik sudah siap dari jam 4 pagi, jam 5 sudah terhitung kesiangan.





Chasing the sun can be quite nerving because it doesn't wait for us. So it is better to get ready from 4 am, 5 am is considered late. 

Tapi kalau lihat foto-fotonya.. ah, tidak sia-sia deh perjuangan buat motret matahari terbit. Cuma itu kan karena saya suka motret, orang lain belum tentu apalagi kalau lagi liburan.. liburan kan identik dengan nyantai, leyeh-leyeh, tidur larut dan bangun siang. Itu yang bikin menunggu matahari terbit kurang diminati orang.

But if I see the photos.. ah, it's all worth it. Well, it's because I like taking pictures, other people may think differently especially when they are on vacation.. when it means to have life slows down to relax, staying up and getting up late. It is why waiting for sunrise gets less interest from people.

Btw, motret pemandangan begini lebih bagus hasilnya kalau pakai kamera yang canggih seperti Nikon ini.


By the way, for this kind of scenery, sophisticate camera gives better result such as this Nikon.

Kalau pakai kamera yang kurang canggih hasilnya juga kurang bagus seperti hasil foto ini yang saya potret dengan si Cannon.



Less sophisticate camera gives unsatisfying photo result just like this one that I took using my Cannon.

O ya, cita-cita saya adalah naik ke Dieng dan motret matahari terbit dari sana.

Oh, my dream is to get to Dieng and take pictures of sunrise from up there.

2 comments:

  1. Huaaa jam 4 udah di jalan negjr sunrise? hebaat. Salut mbak. Ga sia-sia hasilnya worth it. Fotonya cakep-cakep. Jam segitu mah saya mending di rumah aja, kecuali kalau harus pergi dini hari, sih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai mbak Efi, maaf baru sekarang direspon komennya.
      Iya dong, niat banget ngejar sunrise demi dapat foto yg bagus-bagus.. kalau hari biasa sih, ogah saya bangun jam 4 pagi.. hehe..

      Delete