Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Sunday, August 31, 2014

All We Need Is Love

Suatu hari, belum lama ini, saya menemukan foto ini ketika sedang browsing di facebook.


One day, not so long ago, I found this photo when I was browsing on facebook.

Saya tidak akan bercerita panjang tentang siapa tentara itu dan siapa anak kecil yang tertidur dipelukannya.

I am not here to tell you long story about who the soldier is and who the sleeping kid he is holding.

Kalau anda melihat foto ini, kesan apa yang anda dapatkan?

What came to your mind If you see this photo?

Lihat foto ini dan apa yang muncul dalam hati anda?

Just look at the photo and what came to your heart?

Kalau seseorang menyodorkan foto ini pada saya dan mengajukan pertanyaan itu.. saya akan memberikan jawaban singkat; saya melihat kasih sayang.

If somebody shows me this photo to me and asks me that question.. I give him or her short answer; I see love.

Duduk dengan posisi seperti itu, dengan seorang anak berbaring di atas dadanya.. itu bisa bikin badan terasa kaku, kesemutan atau otot malah bisa jadi kram.

Sitting on that position, with a child laying on his chest.. it can make the body feels stiff, it makes blood can’t circulate well and may cause muscle cramp.

Saya tahu bagaimana rasanya karena sekalipun saya tidak memiliki anak tapi seorang anak murid saya pernah tertidur dipelukan saya dan karena saya tidak bergerak karena tidak mau membangunkannya, saya merasakan otot-otot saya mengejang, lengan dan bokong saya pun sampai kesemutan.

I know how it feels because though I have no children but a student once fell to sleep on my arm and because I didn’t want to wake him up, I sat remotely and I felt my muscles stretched, my arms and butt were numb.

Diperlukan rasa kasih sayang yang besar untuk membuat seseorang mau membiarkan diri tersiksa seperti itu.

It takes a lot of love to make somebody let him/herself to be in that kind of uncomfortness.

Bahkan sebetulnya rasa kasih sayang itu yang membuat segala rasa tidak nyaman itu menjadi tidak terasa dan tidak ada artinya.

Infact it is that love that makes the uncomfortness feel as nothing and meaningless.

Kasih sayang atau cinta memampukan siapa pun untuk bisa menerima, bersabar, memaafkan, tidak mendendam, bisa mengerti dan tidak melakukan hal-hal buruk kepada sesamanya.

Love enables anyone to accept, to have patient, to forgive, not to hate, to understand and not do bad things to people.

Dunia terkoyak oleh kebencian dan kemarahan.

The world is shattered by hatred and rage.

Dunia yang terkoyak menciptakan ‘kelompokku versus kelompokmu’.


The shattered world creates ‘my people vs your people’.

Sebagai contoh adalah komentar-komentar yang saya baca dibawah foto tersebut.

The comments below that photo is the example.

Ada kelompok yang demikian sibuk memaki, mencela dan bahkan mengutuki bangsa atau agama yang diwakili oleh tentara itu.. sehingga mata jasmani dan mata hati mereka tidak lagi bisa melihat cinta itu.

Some people were too busy scorning, scolding and even cursing the country and religion that soldier represents.. it makes their eyes and their hearts failed to see that love.

Sementara kelompok yang lain menganggap mereka adalah yang paling benar.

While other people thought they are the righteous ones.

Dunia ini memang penuh dengan ketidakadilan, penderitaan dan penindasan melalui berbagai cara, berbagai alasan dan berbagai manusia.

This world is full with injustice, misery and oppression through many ways, many reasons and many people.

Dunia ini tercabik-cabik dan kita mendapati bahwa kini ada begitu banyak ‘kelompokku versus kelompokmu’.

This world is shattered and we found there are so many ‘my people vs your people’.

Dan ketika kita membicarakan tentang ‘kelompokku versus kelompokmu’, maka kita akan mendapati bahwa ada lebih banyak kebencian, kecurigaan, prasangka dan kemarahan dibandingkan dengan cinta.

And when we talk about ‘my people vs your people’, we can find there are more hatred, suspicion, prejudice and rage than love.

Setiap hari dan bahkan setiap saat kita diperhadapkan pada pilihan untuk ikut terkoyak ketika mata jasmani dan mata hati kita lebih tertuju pada ‘kelompokku versus kelompokmu’..


Every day and even every moment we are faced with the choice to be shattered when our eyes and our hearts focus on ‘my people vs your people’..

Atau..

Or..

Kita memilih untuk merekatkan kembali cabikan-cabikan itu dengan kasih, dengan cinta..

Or we choose to put the pieces back together with love..

No comments:

Post a Comment