Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Saturday, July 7, 2012

Lidah / Tongue

Lidah yang kecil dan kelihatannya lemah itu sebetulnya adalah kunci. Karena tanpa lidah, makanan dan minuman seenak apa pun tidak akan ada artinya. Lidah adalah kunci menuju berbagai macam rasa.

Lidah juga adalah kunci yang membuka isi hati dan isi pikiran manusia. Tentu saja kita bisa mengemukakan apa yang ada dalam hati dan pikiran kita melalui tulisan tapi itu memerlukan waktu. Lidah dapat melakukan hal yang sama dalam hitungan detik. Jadi tidak salahlah kalau saya berpendapat lidah adalah kunci utamanya.

 Tapi tahukah anda bahwa lidah adalah juga senjata yang berbahaya, beracun dan bahkan mematikan?


Belum lama ini saya mengalami dua peristiwa yang terjadi hampir hampir berdekatan waktunya dan keduanya sama-sama berhubungan dengan lidah yang membuka isi hati dan pikiran orang-orang yang terlibat dalam peristiwa-peristiwa tersebut. 

Entah menyenangkan atau tidak, saya bersyukur untuk terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut. Karena lidah adalah kunci. Dan terbukalah semua hal yang harus saya ketahui.

Dari peristiwa yang pertama Tuhan menghendaki saya untuk belajar bahwa :
1.   Sikap tenang ditengah krisis akan menguntungkan banyak pihak.
2.   Kita tidak bisa berharap satu hari akan berjalan tanpa berbuat  
      salah atau tanpa muncul persoalan jadi yang penting adalah  
      bagaimana kita menghadapi dan menyelesaikannya.
3.   Seorang pemimpin tidak akan mencerca anak buahnya sampai merembet ke hal-hal yang tidak sesuai dengan konteks.

Dan berhati-hatilah dengan lidah, terutama pada waktu emosi jiwa sedang melanda karena lidah dapat membuat kerusakan yang lebih besar dari pada yang dapat kita bayangkan.

Peristiwa kedua membuat saya bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya ada dalam pikiran orang yang bicara tentang bahasa 'kasih'nya kepada saya dan yang saya dengar menyanyikan dua penggalan lagu seputar 'kasih'. Saya tidak berani untuk meresponinya. 

Jadi maaf saja, bukannya saya tidak peka. Saya hanya takut meresponi sesuatu yang saya sendiri belum sepenuhnya mengerti. Dari pada nantinya saya salah mengartikannya, lebih baik saya tidak bereaksi sama sekali. 
__________________________________________________


Though it looks small and fragile but it actually is a key. Without it, the things we eat and drink would be tasteless. It is the key to various flavor.

Tongue therefore is also the key to our minds. Though we can put it in writings but tongue can do it just in seconds. It is why in my opinion tongue is an important element to go into one’s mind.

But would we aware that it is also a dangerous, poisoneous and could even a deadly  weapon?

Two incidents happened not long ago that allowed me to know about the things hidden in the minds of the people involved in those incidents. 


Whether it was good or bad, I am thankful to know the truth, all thanks to their tongues that have opened the door to their minds and hearts. 



The first incident was used by God so I could learn about :
1.  It would benefit everyone to remain calm in the   
     middle of a crisis.
2   We can’t expect to have a free problem or free 
     mistake day so it is how we handle and solve it that 
     matters.
3   A leader should not yell or worst, cursing, his or 
     her men out of the context. So speak of the things 
     that have co-relation with the matter.

And watch your words, especially when you are emotionally unstable because they can do more damage than you could ever imagine. 


The second incident is about someone who has been talking about love to me and has even sang me two songs about it.


I honestly am sorry for not giving proper respond because I am not yet convinced of what this person meant. I would rather not give any respond to avoid misunderstanding.

No comments:

Post a Comment