Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Thursday, September 22, 2016

25 Years of Friendship (Day Three)

Ke Santi setahun sekali atau dua kali itu sudah wajib hukumnya buat saya.

Visiting Santi once or twice a year is a must for me.

Tahun ini maunya sih dua kali tapi yah.. bulan Maret saya sakit. Dua bulan buat memulihkan badan. Begitu sembuh.. eh kok jadi ga pede dan ga selera buat jalan kemana-mana.

I wanted to make it twice this year but well.. I fell ill in March. It took two months to recover. Once I got well again.. I lost confidence and mood to go anywhere.

Baru bulan Agustus saya jalan-jalan lagi (baca postingan saya berjudul Curug Bidadari, Angel Waterfall) dan setelah melihat dan merasakan fisik saya kuat diajak jalan menempuh jarak begitu jauh selama enam jam, rasa percaya diri saya bangkit.

I went traveling in August (see Curug Bidadari, Angel Waterfall post) and after observing and felt I was physically well enough going on a far distance traveling for six hours, my confidence soared.

Jadi saya kontak Santi dan menetapkan rencana, saya akan berangkat dari Bogor hari Minggu, 11 September untuk menginap dirumahnya sampai Selasa, 13 September.

I contacted Santi and set the plan, I’d leave Bogor on Sunday, 11 September to stay at her place until Tuesday, 13 September.

*  *  *  *  *

Santi dan saya bertemu ketika kami kuliah di Perbanas, Jakarta tahun 1990. Kami sekelas dan akhirnya bersahabat.

Santi and I met when we went to college in Perbanas, Jakarta, in 1990. We were in the same class and we ended up being bestfriends.

Persahabatan kami berjalan terus walaupun setelah lulus kami terpisah karena bekerja di tempat berbeda. Jarak yang memisahkan kami semakin jauh setelah saya pindah ke Bogor tahun 1998. Semua tidak berpengaruh pada persahabatan kami.

Our friendship continues though work set us apart. The distance grew farther after I moved to Bogor in 1998. It all did nothing to our friendship.

Baru pada tahun 2013 saya memulai ritual mengunjunginya setahun sekali atau dua kali biarpun… Hadohhh.. perjalanannya bisa makan waktu hampir 4 jam.

First reunion, 2013
It was 2013 when I first started the ritual of visiting her once or twice a year despite the fact that.. geez.. it can take nearly 4 hours to commute.

Second reunion, 2014
Ah tapi toh bahagianya bertemu sahabat yang sudah seperti saudara sepadan deh dengan capeknya..

Third reunion, 2015
Well the happiness to meet a bestfriend that has become like a sister is worth it..

recent reunion, 2016

*  *  *  *  *

Hari ketiga (Day three)

Hari terakhir..

The last day..

Kami meninggalkan rumah jam 5.30 pagi untuk mengantarkan Klara dan Kenzie ke sekolah.

We left the house at 5.30 am to drive Klara and Kenzie to school.

Saya ikut karena rasanya berat berpisah dengan anak-anak ini. Siang nanti kalau mereka pulang sekolah mereka tidak akan menemui saya di rumah karena saya sudah pulang. Jadi pagi ini saya bela-belain ikut mengantar mereka biar pun saya ngantuk berat.



I came along because it felt hard to say goodbye to the kids. They wouldn’t find me at home when they got back from school in the afternoon. It is why though I was so sleepy, I insisted to come along this morning when they were driven to school.

Pulangnya Santi dan saya mampir ke tukang soto mie untuk sarapan. Panas dan pedasnya soto mie topcer buat bikin mata jadi melek.. hehe..

cespleng buat ngusir ngantuk dan dingin.
ok, I was cold & sleepy. This breakfast was really eye opener, literally.

Santi: bikin sirik temen-temen gue ah..

Santi: hmm.. gonna take this pic & make it as my blackberry profile photo to make my friends drool ;)
Santi and I stopped by at a noodle vendor on the way home to have breakfast. The hot and spicy noodle were strong enough to make me fully awakened.

Sampai rumah mandi dan packing untuk pulang.

Took a bath and packed the things once we got back home.

Sudah hampir tengah hari sewaktu saya diantar Santi ke halte bis transjakarta. Ya, soalnya kami nonton dulu dan kemudian nyemil es krim wafel di AW.

ngiler kan ngeliatnya.. haha..

ain't this make you drool ;)

maunya sih semuanya buat saya tapi bisa dikemplang Santi.. wkwk..

I swear, I could eat both if only Santi gave me her ice waffle.. lol..
It was almost noon when Santi drove me to transjakarta bus shelter. Well, we watched a movie and then snacking on waffle and ice cream at AW.

Yah, perjalanan panjang lagi dari Cengkareng ke Bogor. Coba saya punya baling-baling bambunya Doraemon.. ngayal..

to Sumur Bor transjakarta bus shelter
Well, another long trip from Cengkareng to Bogor. If only I had Doraemon's bamboo propeller.. imagine how cool would that be..

Jiah, ternyata trotoar di luar stasiun kereta Kota selebar ini! Dulu rasanya sempit banget, cuma kayak jalan setapak. Kasihan juga pedagang kaki limanya yang digusur tapi kan ini dari awal juga bukan buat jualan, bray.

I just realized the sidewalk outside train station is now free from street vendor. I never knew it is that wide! I'm so sorry for the street vendor who had to move but this space has never made for them from the first place.

Tadinya tempat jual tiket ada di dekat pintu masuk/keluar, lha, dipindahin toh..

They have moved the ticket booth. It used to be near the exit / entrance door
buat yang mau ke Bogor, tempat tiketnya ada di sebelah kanan foto ini ya.

ticket booth that sells ticket to Bogor is at the right side of this photo.
7 & 8 booth sell ticket to Bogor
waiting for the train

Ahhh... finally.. on the way home..
Mudah-mudahan awal tahun depan saya dapat mengunjungi Santi.

I hope I can visit Santi early next year.

No comments:

Post a Comment