Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Wednesday, March 2, 2016

After The Break Up

Edan!, saya dimantrai orang.

Damn!, somebody cast a spell on me.

Orang bisa menganggap saya mengada-ada karena hal seperti ini sulit dibuktikan berhubung bentuknya kasat mata.

People may think I made it up because this kind a thing is hard to be proven as it is invisible.

Jadi saya tulis aja deh apa yang saya alami.

So I just write down the things I have experienced.

Mau percaya atau tidak, itu terserah anda.

It’s up to you to believe it or not.

*  *  *  *  *

Dua orang yang sedang menjalin hubungan bisa saja sampai pada suatu titik ketika keduanya atau seorang diantara mereka memutuskan karena hal tertentu hubungan itu tidak bisa diteruskan.

Two people who are in a relationship may come to a point when both or one of them decide that for some reasons the relationship has to be ended.

Itulah yang terjadi pada hubungan saya.

That's what have happened in my relationship.

Memutuskan suatu hubungan bukanlah hal yang mudah jadi setelah melakukannya saya kira saya sudah menaruhnya di masa lalu, saya pikir saya sudah menutup pintu itu dan melanjutkan kehidupan.

It is not easy to end a relationship so after I have done it I thought I have put it in the past, I thought have closed the door and moved on.

Tapi yang terjadi adalah justru setelah saya memberikan keputusan itu, mulailah saya mengalami hal-hal yang akhirnya bikin saya sadar kalau pihak yang saya putusin itu berusaha membuat saya kembali padanya dengan memakai cara yang tidak baik.

But what happened is it was after I gave the decision, I began experiencing things that made me realize the guy whom I broke up with try to make me go back to him using improper ways.

*  *  *  *  *

Pelet merupakan jenis ilmu gaib yang berfungsi untuk memengaruhi alam bawah sadar seseorang agar jatuh cinta kepada orang yang mengirim pelet tersebut. Sebetulnya tidak hanya di Jawa, di setiap belahan dunia selalu dikenal "mantra cinta". Meskipun dengan istilah yang berbeda tapi fungsinya sama, yaitu untuk menanamkan rasa cinta di hati sasaran. Tradisi mistik dan spiritual merupakan konsep universal meskipun ditempuh dengan metode-metode yang berbeda. Setiap masyarakat yang meyakini adanya "kekuatan gaib", pastilah mereka mengenal berbagai ilmu spiritual, termasuk ilmu yang fungsinya untuk percintaan seperti ilmu pelet (Wikipedia).

Pelet is a kind of occult science which serves to affect a person's subconscious in order to fall in love with the person who sent the pelet. Actually, not only in Java, in all parts of the world have always known "love spell". Although the terms are different but the same function, namely to instill a sense of love in the hearts of the target. The tradition of mystical and spiritual is a universal concept though pursued by different methods. Every society that believes in "magic power", they must be familiar with a variety of spiritual science, including the science whose function is to love like science pelets (Wikipedia).

Nah, sudah baca definisi di atas itu? Sekarang anda mungkin bertanya, kayak apa sih rasanya dijadikan sasaran dari praktek ini?


So, have you read the above definition? Now, you probably wonder what does it feel to be the target of this practice?

Pengalaman pertama saya dalam hal-hal begini terjadi bertahun-tahun lalu. Pelakunya adalah satu dari pemimpin di tempat kerja saya. 

The first experience I had in this kind a stuff happened many years ago. The guy who did that was one of the superiors in my office. 

Kami tidak akrab dan jarang ketemu karena beda divisi tapi kalau ketemu kami bisa mengobrol lama. Buat saya sih semua cuma sebatas itu tapi rupanya tidak demikian buat dia. Entah serius atau cuma iseng, orang itu tertarik pada saya dan karena melihat saya menganggap dia hanya sebagai teman, dia lalu memantrai saya.

We were not close and rarely met as we worked in different division but once we met we could have a long talk. For me that was all but obviously he didn’t see it that way. Either he was serious or it was just for fun, the guy got attracted to me and when he realized I saw him just as a friend, he cast a spell on me.

Saya tidak tahu bagaimana cara dia melakukannya, yang saya tahu adalah saya jadi tidak bisa berhenti memikirkannya dan saya terus menerus ingin ketemu dengan dia. Sesuatu yang tidak masuk akal karena ngapain saya mikirin dia, kan pekerjaan kami tidak saling berkaitan dan saya juga tidak punya keinginan buat melibatkan diri dalam hubungan selain pertemanan biasa dengan dia biarpun orangnya ramah, baik, enak diajak ngobrol dan secara fisik lumayan menarik.

I don’t know how he did that, all I know is I couldn’t stop thinking about him and I wanted to meet him. It just didn’t make sense since our work were not related and I had no intention of having any other relationship but friendship with him either though he was a nice person, kind, somebody whom I enjoyed having conversation with and physically attractive.

Selain tidak bisa berhenti memikirkannya, di malam hari terjadi keanehan-keanehan ini; pintu kamar mandi saya terdengar seperti ada yang menggaruknya dan anjing di kompleks pabrik tempat kerja saya melolong di depan pintu kamar saya, ketika pintu saya buka, anjing itu langsung lari masuk dan bersembunyi di kolong tempat tidur saya yang jelas bikin saya heran karena itu adalah anjing penjaga yang terkenal lumayan galak.

Beside couldn't stop thinking about him, strange things happened at night; it sounded like somebody scratched my bathroom door and the dog in the factory where I worked howled infront of my room, when I opened the door, it imidiately ran inside and hid under my bed which made me wonder because it was a pretty fierce guard dog.

Yang terakhir adalah; saya jatuh sakit tapi test tifus dan DBD hasilnya negatif. Dokter tidak bisa menemukan apa pun yang bisa bikin saya sakit.

The last of all is; I got sick but typhus dan dengue fever test results were negative. The doctor couldn’t find what made me got sick.

Saya jadi kurus saat itu karena demam berhari-hari dan tidak bisa makan. Sebelum sakit pun saya sudah tidak berselera makan karena semua seperti tidak ada rasanya.

I lost lots of weight at that time for having fevers for days and couldn’t eat. Long before I got sick I have lost my appetite because everything I ate felt tasteless.

Ayah saya sampai datang untuk merawat saya. Setelah saya sembuh, kami sepakat sebaiknya saya berhenti saja dan pulang ke Bogor.

My father came to nurse me. After I got well, we agreed that I should resign and returned to Bogor.

Jarak yang jauh rupanya manjur untuk total memutuskan pengaruh mantra orang itu. Saya segera melupakannya dan fisik, mental serta emosi saya pun kembali normal.

The distance could totally cut the charm’s power on me. I forgot all about him in no time and I became normal again physically, mentally and emotionally.

*  *  *  *  *

Lantas, pengalaman kedua ini rasanya bagaimana?

So, how does it feel with the second experience?

Sama dengan yang pertama; tidak bisa berhenti memikirkan orang yang memantrai saya. Bahkan yang ini jauh lebih parah dari yang pertama.

It is the same with the first one; can’t stop thinking about the person whom cast a spell on me. This one is even worse than the first one.

Karena kadang saya merasa pikiran dan jiwa saya seperti ditarik begitu kuat ke orang itu sampai dalam hati saya merasa ingin berteriak sekuat-kuatnya dan saya ingin lari meninggalkan semuanya untuk pergi ke dia.

Because sometimes I felt my mind and soul were drawn so strong to that guy, it made me felt like screaming out loud and I just wanted to run away leaving everything so I could be with him.

Semua ini benar-benar mengganggu pikiran, hidup dan pekerjaan saya.

The whole thing really distracted my mind, my life and my work.
  
*  *  *  *  *

Kemudian datang fase supernatural.

Later came the supernatural phase.

Suatu pagi saya sedang berada di kantor ketika pikiran saya tiba-tiba tertuju ke dia. Saya segera berusaha mengalihkan pikiran saya karena saya sudah tahu kalau saya ikuti bisa tambah parah.

One morning when I was in my office when suddenly a thought about him came to me. I quickly put it away because I knew if I allowed myself to be carried away, it would became worse.

Nah, yang membuat kaget adalah karena ketika saya keluar dari ruangan saya, tercium oleh saya bau tubuhnya.

Now, what really surprised me is when I left my room, I smelled his familiar body odor.

Sekian detik kemudian bau itu menghilang.

Few seconds later the smell was gone.

Kalau itu dianggap sebagai halusinasi saya, nah, coba jelaskan apa yang satu ini juga halusinasi saya?

If that one is considered my hallucination, well, explain to me if this one is another hallucination?

Sore itu saya tertahan lebih lama di kantor karena hujan deras. Mungkin sudah sekitar jam 5.30 sore ketika saya meninggalkan kantor.

That afternoon I had to stay longer in the office because of the pouring rain. It was probably 5.30 pm when I left the office.

Saya berjalan menyusuri pertokoan yang sebagian besar sudah tutup. Sore itu gelap karena masih mendung dan jalanan sepi.

I walked pass the stores which most have closed. It was dark because it was cloudy and it was quiet as well.

Tiba-tiba saya mendengar suara langkahnya yang juga sudah sangat saya kenali. Suara itu terdengar dibelakang saya sehingga saya benar-benar mengira dia ada dan saya pun berhenti berjalan lalu menengok ke belakang.

Suddenly I heard the sound his footsteps which I also have known so well. It was behind me so I really thought he was there and I stopped walking and I turned around.

Tidak ada seorang pun dibelakang saya!

There was nobody behind me!

Untuk beberapa detik lamanya, saya berdiri diam dan mengamati. Menajamkan telinga sebelum kembali berjalan dan kemudian kembali menengok ke belakang. Tapi tetap tidak ada orang dan suara tadi hilang.

For few seconds I stood there in silence and looked around. Listening carefully to every sound before I walked again and turned around to see what was behind me. No one of course was there and the sound has disappeared.

Apa itu menakutkan?

Is that scary?

Saya punya pengalaman panjang dengan hal-hal supernatural dan yang sebegitu itu belum saya masukkan dalam kategori menakutkan.

I have long experience with supernatural things and I can’t put the above things into scary category.


Kejadian aneh berikutnya baru bisa saya masukkan dalam kategori menakutkan dan harus ditanggapi dengan serius.

The next weird thing can be put into the scary category and so it needed to be taken seriously.

Pada suatu malam setelah saya dan orang tua saya selesai berdoa, saya masuk ke kamar untuk beristirahat. Saya nyalakan lampu dan ketika berbalik.. whoa! Saya lihat orang itu duduk di atas tempat tidur saya. Dia berbentuk seperti siluet hitam tapi saya langsung tahu itu adalah dia.

One night after my parents and I prayed, I went to my room to rest. I turned on the light and when I turned around.. whoa! I saw him sat on my bed. He looked like a black silhouette but I knew it right away it was him.

Saya sudah biasa dengan hal-hal supernatural (yap, saya dikaruniai lahir sebagai seorang Indigo, seorang yang bisa melihat alam roh) tapi saat itu saya kaget bukan main dan takut juga jadi saya mundur sambil bicara "Pergi! Jangan ganggu saya!"

I am familiar with supernatural stuff (yep, I am blessed to be born as an Indigo, a person who can see invisible dimensions) but I was so surprised at that time and quite scared too so I stepped back as I spoke "Go away! Leave me alone!"

*  *  *  *  *

Ketika semua mantra itu tidak mempan ke saya.. datanglah fase dimana saya bawaannya sedih melulu. 

When all the spell didn't work on me.. came the phase when I feel so sad.

Sedih yang tidak wajar.

Unnormal grief.

Coba katakan apakah normal kalau sorenya saya pulang dari kantor dalam keadaan gembira karena beberapa jam sebelumnya habis makan dengan sahabat-sahabat saya dan di dalam angkot saya bisa tiba-tiba menangis karena merasa begitu sedih gara-gara ingat sama orang itu.


Tell me is it normal if I left the office feeling happy because few hours earlier I had dinner with my bestfriends and in the car I suddenly cried so sad just because I remembered that guy.


Dia cuma kayak muncul dalam kepala saya tapi kok kenapa mendadak saya bisa jadi sediiiiiih banget?

He was like just popped into my mind so howcome I could suddenly felt so very sad?

*  *  *  *  *

Susahnya hal begini ini tidak bisa dibuktikan jadi bagaimana saya bisa mengkonfrontasikan dengan ybs?

The hardest part about this stuff is it can't be proven so how can I confront it with him?

Padahal saya sudah capek dan kesal dengan segala urusan pelet memelet ini. Rasanya saya pengen datangi dia dan bilang "Buat apa sih kamu bikin itu? Mau diapain juga, saya ga bakal mau balik lagi ke kamu. Jadi sudah dong, terima aja. Toh perempuan di dunia ini kan bukan cuma saya. Cari deh perempuan lain yang lebih baik dari saya"

I am tired and upset with this whole spell thing. I wish I could go to him and tell him "What's the point for all this stuff? Whatever you do, I won't going back to you. So give me a break, drop the case. I am not the only woman on earth. Go find another woman who is better than me"

Lagian, kalau dia memang masih sayang ke saya (biar pun kami sudah putus), ya jangan kayak gini dong ke saya. Kalau tidak bisa terima dengan keputusan saya, ngomong ke saya dan cari cara supaya bisa rekonsiliasi sama saya.

Beside, if he still loves me (though we have broke up) don't do this to me. If he can't accept my decision, talk to me and find a way to reconcile with me.

Sayangnya yang dilakukannya adalah seperti yang tertulis dibawah ini sehingga saya pun tetap pada keputusan saya untuk tidak pernah kembali ke dia.
That's what he did and does so I keep walking.

Postingan berikutnya akan saya tulis tentang cara-cara menangkal pelet.

I will write about how to break a spell in my next post.

10 comments:

  1. wiiih kakak.. seseram itukaah? Terus berdoa ya kak, semoga semuanya terlewati dan semuanya baik bakk saja. God with u sista :*

    ReplyDelete
  2. Hehe.. iya gitu deh May, ada seremnya juga.

    Tuhan bilang perjuangan kita ga melawan darah & daging (manusia) tapi juga penguasa2 di udara alias roh jahat.

    jadi kita memang harus terus waspada menghadapi lawan dr terlihat mata; manusia dg segala sifat, pribadi, kebiasaan, latar belakang, masalah2 pribadinya, kelemahan & kekurangannya yang seribu satu..

    & menghadapi lawan yg ga kasat mata; roh iblis, roh gentayangan dll.

    nah, yg repot menghadapi manusia yg ditempelin sama roh iblis atau roh gentayangan.. kl sdh gitu, manusianya jd terpengaruh atau malah dikendaliin sama iblis / roh gentayangan itu. Jd dobel dah tu orang jahat / nyebelinnya.. hehe..

    jln keluarnya memang cuma dg doa. aq berharap semua ini cepat terlewati. soalnya berat, May. capek aq krn nguras emosi banget & beban mental. kena juga ke fisik, berat badan aq sdh turun drastis & aq jg jd susah konsen ke kerjaan.

    oya, tq buat doanya, say.

    ReplyDelete
  3. Amit2 ya mbak...belum pernah sih ngerasain dipelet, Dan jgn sampe -_-. Slalu berdoa Dan minta perlindungan yg di Atas ya mbak. Biar gmnpun aku slalu percaya, GA ADA kekuatan yg bisa mengalahkan kekuatan Nya :)

    ReplyDelete
  4. Hehe.. ya iyalah, amit2 banget, mbak Fanny.. sukur deh belon pernah ngerasain dipelet & jangan sampe kejadian dipelet orang.

    Ya, penangkalnya cuma dg iman & doa tanpa henti ke Tuhan. Maret ini sudah masuk bulan ke 4 saya berjuang dlm iman & doa buat ngalahin kuasa kegelapan ini.

    ReplyDelete
  5. Iyaa kak keke.. Betul banget! Kekuatan kita hanya dari iman dan doa. Semangat ya kaka! Maya bantu kk dukung dalam doa.

    ReplyDelete
  6. ngeri banget ya, aku udah ga sanggup kalo liat yg begitu, apalagi kalo sampe berhari hari

    ReplyDelete
  7. Enggak pernah peka sama hal2 begituan. Selalu mikir logis & realistis. Tapi pelet tu cuma bisa ditangkal sama doa & kebaikan, menurutku..

    ReplyDelete
  8. Yah, syukurlah ada Tuhan, mbak Windah, krrn kalo ga.. wah, saya bisa sakit fisik atau sakit jiwa.. hehe..

    ReplyDelete
  9. Sebetulnya semua orang punya kepekaan indra ke 6 tapi tingkat kepekaannya beda2, mbak Noni.

    ada orang yg terlahir punya indra ke 6 yg peka entah itu memang dia sdh terlahir dg karunia seperti itu atau krn faktor keturunan. ada juga yg sengaja mempelajari, memperdalam, melatih & mengasah kepekaan indra ke 6.. motif & tujuannya macam2.

    saya sebetulnya org yg logis & realistis tapi juga terlahir dg dikaruniai kepekaan indra ke 6 krn faktor keturunan. ya, saya bikin aja semua itu jd seimbang; otak logika saya bekerja tanpa mengesampingkan fakta bahwa di dunia ini ada hal2 supernatural yg ga bisa dinalarkan dg logika.

    ReplyDelete