Greetings dear readers / salam buat para pembaca

Knowing that I say it better in writing, and I do love writing, I decided to write my experiences and thoughts in this blog so this is my e-diary.

Don't speak Indonesian? No need to worry, it is written both in Indonesian and in English.

Happy Reading, everybody !
__________________________________________

Buat saya mengungkapkan isi hati dan pemikiran lebih gampang dilakukan dalam bentuk tulisan dan karena saya juga senang menulis, saya memutuskan menulis hal-hal yang saya alami dan yang ada dalam pikiran saya dalam blog ini.

Untuk yang tidak bisa berbahasa Indonesia, jangan khawatir, blog ini saya tulis dalam bahasa Indonesia dan Inggris.

Selamat membaca !

Thursday, November 30, 2017

Happy Birthday Compilation

Ulang tahun itu sesuatu yang istimewa.

Birthday is a special thing.

Ulang tahun itu adalah kegembiraan.

Birthday is a joy.

Ulang tahun adalah suatu perayaan

Birthday is a celebration.

Ulang tahun disambut dengan ucapan syukur.

Birthday is greeted with gratitude.

Itulah arti ulang tahun buat saya.

That's what a birthday means to me

*  *  *  *  * 

Ok, karena judulnya kompilasi alias kumpulan, maka isi postingan kali ini adalah beberapa cerita tentang ulang tahun yang dirayakan dengan cara berbeda.

Ok, since the title is compilation so this post is about some birthday stories being celebrated in differently ways.

Di urutan pertama adalah ulang tahun kota tempat saya bermukim selama hampir dua puluh tahun.

In top of the list is the birthday of the town where I live for nearly twenty years.

Bogor, kota hujan.. kota hijau yang cantik.. dengan sejuta angkot.. kota tersayang.

Bogor, the rainy town.. the beautiful green town.. with a million angkot.. beloved town.

Kota yang terus menerus bertambah penduduknya.

The town that keeps growing in its population. 

Kota yang dari jaman jahiliyah sampai sekarang masih jadi tempat pelarian orang-orang kepanasan dari kota-kota tetangga yang mencari kesejukan alami.

The town that from ancient age to present time still becomes the place where people from neighboring towns go to in effort to escape the heat and to look for natural coolness.

Dan siapa bisa mengira kalau kota ini sudah ratusan tahun umurnya.

And who could have guessed that this town is hundreds of years old.

Karena menurut sejarah (hasil googling di wikipedia) hari lahirnya adalah tanggal 3 Juni 1482.

Because the record noted (googling result on wikipedia) its birth was on 3 June 1482.

Dan Bogor punya cara tersendiri untuk merayakan ulang tahunnya. 

And Bogor has its own way to celebrate its birthday.

Yaitu dengan membuka istana kepresidenan untuk umum selama beberapa hari.

Which is opening its presidential palace for public for few days.

Kalau saja saya tidak kebetulan melihat pemberitahuannya di grup whatsapp, saya pasti tidak akan tahu.


If it wasn't because I happened to see this information in a whatsapp group I wouldn't know about it.

Wah, saya jadi kepengen masuk istana lagi karena terakhir kalinya saya ke sana itu tahun 2012.


Geez, I wanted to go there again because the last time I went there was in 2012.

Tapi karena tidak bareng sama rombongan dari kantor seperti tahun 2012 itu, saya rajin menyebarkan info tentang pembukaan istana ke teman-teman, keluarga dan orang tua murid.

But since I wouldn't be going there with people from work like I did in 2012, I actively spread the info about the palace opening to friends, family and parents of my students.

Selain itu saya juga ingin supaya mereka yang belum pernah masuk istana bisa masuk dan melihat sendiri kayak apa sih istana Bogor itu. Apalagi yang pendatang dari kota lain yang sudah tinggal lama di Bogor tapi sama sekali belum pernah masuk ke istana Bogor.

Beside that I also wanted those who haven't been to the place could get in there and see how Bogor palace looks like. Mostly those who are from other towns and have long lived in Bogor but have never got in the Bogor palace.

Kenyataannya sih tidak semua pendatang dan yang mengherankan banyak orang Bogornya sendiri yang tidak berminat.

The truth is not all of them and amazingly is even Bogor native inhabitant have interest to go there.

Tapi sementara itu orang-orang yang saya hubungi ternyata banyak yang mau ikut.

But in the meantime there are quite alot people agreed to come.

Jadi setidaknya tiga kali saya mondar-mandir ke Gedung DPRD Bogor untuk mendaftarkan pasukan saya.


So at least I went to Bogor house of representatives to register my troops.

Itu bukan berarti langsung dapat tiket lho. Daftar dulu berapa orang yang mau kita bawa serta hari dan jam berapa yang kita pilih. Lalu petugasnya kasih bukti pendaftaran yang harus ditukar dengan tiket masuk pada hari H.


It didn't mean I've got the entrance ticket on that very moment. Got to register the number of people in my troops, the day and time I chose to come. After that the officer gave a sheet of proof of registration which should be exchanged with entrance ticket on the chosen day.

Bah! Ribet juga yak.

Geez! Quite impractical.

Dan yang nyebelin adalah prosedur ini tidak dijelaskan secara rinci tapi sederhana di dalam brosur di atas. Petugas-petugasnya pun banyak yang tidak tahu urut-urutan prosedur dari cara mendaftar sampai mendapatkan tiket. Akibatnya saya bingung bin keriting.


And the upsetting thing is this procedure was not explained in detail and simple in the above brochure. Many of the officers didn't know the steps from making registration until getting the ticket. It ended up giving me a dizy.

Mengurusi pasukan ternyata juga punya keunikan tersendiri. Dari yang lucu, yang bikin juling sampai yang nyebelin.

Taking care the troop had its own uniqueness. From the funny part, giving dizziness up to the upsetting ones.

Halah dalah! Tadinya saya dag-dig-dug takut jumlah orang dalam pasukan saya yang terus bertambah akan melebihi kuota.

Good heavens! At first I was nervous about the growing number of people in my troops would get over the limit of people allowed in one group.

Ternyata tidak ada kuota.

It turned out they didn't have any limit.

Ternyata juga pada hari H yang muncul jumlah orangnya jauh menciut.

It also turned out the people showed up on Dday were less, well, it was just a very few showed up.

Yang lain kemana?

Where were the others?

Batal.

Cancel.

Sigh... *menghela napas panjang*

Sigh... *taking a deep breath*

Harusnya saya sudah tahu.

image: www.doplr.com

I should have known.

Yah, sudahlah. Kelihatannya acara ini memang khusus untuk saya. Yang lain mau ikut atau tidak.. itu pilihan mereka. Jadi sejak berangkat sampai pulang saya nikmati saja sendiri. 


Well, yeah. It seemed the event was especially made for me. Others wanted to come along or not.. it was their choice. So from the time I went there until I left all enjoyment was for myself.

Weits, ga juga ding. Tetap ada segelintir teman yang menemani.


Wheew, not really. There were actually few friends to keep me company.

Dengan mereka saya menikmati segala keseruan acara. Dari mulai nunggu antrian yang lamaaaaa dan tidak ketahuan kapan mau dipanggil karena tidak ada nomor antrian sampai bingung mau nitip hp di mana.


With them I enjoyed all the hecticness of that event. From waiting what seemed like ages and not knowing when we would be called because there was no queque number up to wondering where to leave the cellphone.

Yap, hp kagak boleh dibawa masuk istana, cuy.

Yep, cellphone was forbidden to take to the palace, dude.

Jangankan hp, kunci, tas dan dompet juga tidak boleh dibawa. Jadi kita masuk itu cuma bawa badan. Iya sih buat keamanan istana supaya jangan ada teroris ikutan masuk dan ngebom di sana.

Left alone cellphone, keys, bag and wallet were also forbidden. So we just brought our bodies in there. Well yeah, it was for the palace security so there wouldn't be any terrorist got there and bombed it.

Tapi terpisah dari hp, tas dan dompet rasanya seperti berpisah dengan nyawa.

But to be separated from cellphone, bag and wallet felt like saying goodbye to lives.

Dan tidak ada hp berarti tidak bisa membuat dokumentasi pribadi. Padahal ada banyak tempat bagus yang ingin saya potret. Toh kita tidak masuk ke dalam ruangan-ruangan istana (ya, beda dengan kunjungan saya tahun 2012 itu yang memperbolehkan pengunjung masuk ke dalam istana, pembukaan istana kali ini ternyata hanya memperbolehkan pengunjung masuk dan berkeliaran di pekarangan saja).

And no cellphone means wouldn't be able to make personal documentation. There were many good spots that I wanted to take picture. After all we didn't go inside the rooms in the palace (well, it was different with my visit in 2012 when visitors were allowed to get inside the rooms of the palace, this palace opening allowed visitors to get in and wandered around its yards).

Agak mengecewakan.

A bit disappointing.

Ah, tapi tuh.. ada tukang-tukang potret bayaran kok. Satu foto kalau tidak salah ingat harganya dibandrol Rp.70.000 untuk 6-7 orang dalam satu foto.


Ah, but look.. there were hired photographers. If I am not mistakenly remember it was charged Rp.70.000 for 6-7 people in one photo.

Hmm.. katakanlah saya terlalu kepo tapi apakah larangan membawa hp itu murni cuma buat alasan keamanan negara?

Hmm.. let's just say I were being noisy but was the prohibition to bring cellphone just for the sake of state security?

*Mikir*..

*Wondering*..

Okay, terlepas dari semua itu tidak ada alasan untuk tidak bergembira.

going back to work, home, school
Okay, apart from those things there was no reason not to have fun.

Happy birthday, Bogor!

*  *  *  *  *

Menjadi tujuh belas

Being seventeen

Setiap ulang tahun adalah istimewa.

Every birthday is special.

Tapi ada umur-umur tertentu yang dianggap istimewa.

But there are certain ages that are considered special. 

Dan kalau kamu seorang remaja, usia 17 tahun menjadi sangat istimewa.


And if you are a teenager, 17 is very special.

Jadi untuk ulang tahun seorang teman, seseorang yang saya anggap juga seperti anak, saya ingin memberikan sesuatu yang istimewa.

So for a friend's birthday, someone I also considered a son, I wanted to give something special.

Sederhana tapi istimewa.

Simple but special.

Dan menjadi suatu kejutan.


And it was a surprise.

Bagaimana rasanya menjadi 17 tahun? Dia bertanya pada saya sambil tidak bisa menyembunyikan rona merah dipipinya. Kaget. Senang. Malu.

How it is like to be 17? He asked me without able to hide the blush on his cheek. Suprised. Happy. Embarrassed.

Bagaimana rasanya menjadi 17 tahun?

How it was like to be 17?

Saya berhenti memotret. Menatapnya. Berpikir. Mesin pencari memori bekerja tapi tidak menemukan apa pun.

I stopped taking picture. Stared at him. Thinking. Memory search engine was at work but found none.

Entahlah. Saya tidak ingat. Itu hampir 30 tahun yang lalu.

Don't know. I can't remember. It is nearly 30 years ago.

Dia tersenyum. Tidak apa-apa. Tapi pasti istimewa.

He smiled. It's ok. But it must be special.

Saya tertawa. Yang bisa saya ingat hanyalah kegembiraan saya karena usia 17 berarti saya sudah bisa bikin KTP. Rasanya sudah diakui jadi orang. Bukan anak kecil lagi.

I laughed. All I could remember is the joy of being able to get ID Card because I was 17. It felt like a recognition of being a person. Not a kid anymore.

Yah, tahun-tahun akan lewat. Semakin banyak pengalamanmu. Berkuranglah masa hidupmu di dunia ini. Digenapilah takdirmu. Terjadilah rencana Tuhan atasmu. Dan hiduplah. Nikmati dan syukuri tahun-tahun kehidupanmu karena mereka tidak akan kembali padamu.


Well, years will pass. You will get more experience. Your time on earth will be reduced. Your fate will be fullfiled. God's plan on you will be completed. And live. Enjoy and be thankfull for the years of your life because they won't return to you.

Happy birthday, Vincent!

*  *  *  *  *

Masa depan terletak pada generasi penerus

The future lies in the next generation

Anak adalah masa depan kita, begitu satu bait lagu Whitney Houston.

Children are our future, Whitney Houston said it in one of her songs.

Dan satu generasi penerus itu adalah Jordan.


And one of that next generation is Jordan. 

Dia adalah anak sahabat saya dan menyenangkan bahwa anak serta ibu bisa menjadi sahabat saya.

He is my best friend's son and it is a pleasure to have both mother and son as my best friend. 

Lilin sudah ditiup. Doa sudah dipanjatkan. Harapan diucapkan dalam hati. Kue sudah dimakan.

Candles have been blown. Prayers have been said. Wishes have been wishpered in the heart. Cake has been eaten.

Segala yang baik yang kami berikan, harapkan dan doakan untukmu, nak.


We give, hope and pray every good thing for you, kiddo.

Happy birthday, Jordan!

*  *  *  *  *

Seorang pejuang yang tidak terlupakan

A not forgotten warrior

Setiap ibu adalah pejuang.

Every mother is a warrior.

Sewaktu kita masih kecil rata-rata kita tidak menghargai kehadiran ibu kita.

When we were kids most of us didn't appreciate our mothers's presence.

Tapi seorang ibu tidak akan pernah dilupakan oleh anaknya. Tidak juga oleh sahabat-sahabatnya.


But a mother will never be forgotten by her child. Nor by her best friends.

Happy birthday, bu Martha!

*  *  *  *  *

Jiwa-jiwa surgawi

Heavenly souls

Desember adalah bulan yang istimewa.

December is a special month.

Ada Hari Ibu di bulan itu, ada Hari Natal. Dan dipenghujungnya menandai berakhirnya suatu tahun.

It has Mother's Day, Christmas. And at the end of it marks an end of a year.

Desember juga adalah bulan kelahiran mama dan adik bungsu saya.

Desember is also mama and my youngest sister's birth month.

Tahun lalu saya dan papa ingin merayakannya dengan sedikit istimewa. Sekaligus juga untuk merayakan ulang tahun adik saya yang nomor dua.


Last year papa and I wanted to make a little special celebration. Along to celebrate my second second sister's birthday.

Karena mereka adalah orang-orang yang istimewa.

Because they are special people.

Happy birthday, Mama, Febi and Cici!

*  *  *  *  *

Gitu deh kumpulan cerita ulang tahun di tahun 2017. 

There you have the birthday stories in 2017.

Selamat ulang tahun buat mereka yang ulang tahunnya terlewatkan oleh saya. Kalau urusan ulang tahun.. wah, saya memang tidak terlalu bisa diharapkan untuk ingat. Ulang tahun sendiri saja bisa lupa apalagi ulang tahun orang lain. Sudah pakai birthday reminder saja saya masih bisa lupa jadi ya maaf untuk kalian yang ulang tahunnya lewat tanpa menerima ucapan selamat ulang tahun dari saya.

Happy birthday to those whose birthdays were missed by me. When it comes to birthday.. man, you can't expect me to remember it. I even forgot my own birthday so let alone others's. I've birthday reminder but I still forgot so my apology to those whose birthday came and passed without received any birthday wishes from me.

Dan semoga ulang tahun kalian tahun lalu berlangsung dengan penuh kegembiraan.

And hopefully you had a joyfull birthday last year.

Happy Birthday, Billy and Bella

Ulang tahun itu sesuatu yang istimewa.

Birthday is a special thing.

Ulang tahun itu adalah kegembiraan.

Birthday is a joy.

Ulang tahun adalah suatu perayaan

Birthday is a celebration.

Ulang tahun disambut dengan ucapan syukur.

Birthday is welcomed with gratitude.

Itulah arti ulang tahun buat saya.

That's what a birthday means to me

*  *  *  *  * 

Kelahiran memberikan makna

Birth gives a meaning

Entah itu manusia atau hewan, lahirnya mahluk bernyawa memberikan arti.

Whether it is human or animal, the birth of a living creature is meaningful.

Arti buat siapa?

Meaningful to whom?

Buat orang tuanya. Pada kehidupan. Kepada kamu. Kepada saya.

To the parents. To life. To you. To me.

Karena itu kita tidak bisa mengatakan suatu kelahiran memberikan makna hanya untuk seseorang atau untuk satu spesies.

It is why we can't say birth can onl give a meaning to one person or to one species.

Kelahiran menceritakan tentang perjuangan, keajaiban, harapan, kasih, kekaguman, kelegaan, kegembiraan dan ucapan syukur.

Birth tells about struggle, miracle, hope, love, amazement, relief, joy and gratitude.

Sesuatu yang dinantikan.

Something to look forward.

Sebuah anugerah.

A gift.

Yang menguji ketahanan fisik, mental dan emosi.

That test physical, mentaly and emotion's endurance.

Karena itulah kelahiran bukanlah sekedar hal yang biasa.

It is why a birth is not just an ordinary thing.

Billy & Bella, one and a half months old

Kelahiran itu istimewa.

A birth is special.

*  *  *  *  *

Anak siapakah ini?

Whose child is this?

Anak tidak akan ada tanpa orang tua.

A child won't exist without any parents.

Kehadiran seorang anak bercerita tentang orang tuanya.

A child's existance tells about his/her parents.

Sewaktu Oneng hamil, kagetlah pemiliknya.

image: courtesy to Mrs Grace

When Oneng got pregnant, it surprised her owner.

Karena dia tidak mengira dan juga tidak berharap anjingnya itu akan hamil.

Because she didn't think nor expect her dog would get pregnant.

Tapi Oneng bertemu Sapi.

But Oneng met Sapi.

Entah cinta atau nafsu, hubungan mereka berakhir dengan kehamilan.

Whether it was love or lust, their relationship ended in pregnancy.

Dan lahirlah tujuh ekor anak anjing.

And so seven pups were born.

*  *  *  *  *

Kita semua adalah tiruan dari orang tua kita

All of us is our parents's replica

Mulai dari bentuk jempol sampai sifat seseorang adalah tiruan dari orang tuanya.

From the shape of the thumb to one's character is a replica from his/her parents.

Hewan juga sama.

It applies the same with animal.

Tapi sewaktu tujuh ekor anak anjing itu lahir.. kagetlah semua.

But when those seven pups were born.. everyone was surprised.

Karena bulu mereka didominasi oleh warna hitam.

image: courtesy to Mrs Grace

Because their fur is dominated in black.

Kok bisa?

How could that be?

Oneng krem. Sedangkan Sapi berpola polka dot hitam putih dan karena itu dia dinamai Sapi.

Oneng's fur is beige. While Sapi has polka dot pattern and so he was named Sapi (cow).

Kenapa kok warna hitam jadi dominan? Tidak ada yang tahu kenapa. Alam dan takdir sudah mengaturnya demikian. Pemilik Oneng dan Sapi, saya dan papa atau orang-orang lain bisa mengatakan seandainya mereka mengambil warna Oneng pastilah mereka jadi kelihatan lebih lucu, cantik atau bagus..

Why then black becomes the dominant color? No one knows why. Nature and fate have put it that way. Oneng and Sapi's owner, papa and I or people may say if only they got Oneng's color they would look cuter, prettier or nicer..

Akan selalu ada komentar seperti itu.

There will always be such comments.

Oneng dan Sapi tidak mempermasalahkannya. 

Oneng and Sapi didn't make a fuss about it.

*  *  *  *  *

Anak memerlukan rumah

Child needs a home

Setiap anak memerlukan rumah.

Every child needs a home.

Ada perbedaan definisi dalam kata 'rumah' di bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris.

There is a different reference in the word 'house' in Indonesian and in English.

Kata 'rumah' dalam bahasa Indonesia merujuk pada sebuah bangunan sementara bangunan rumah dalam bahasa Inggris adalah house. Bangunan yang bisa memberikan rasa nyaman sebagai kediaman disebut home. Nah, sebuah house belum tentu otomatis menjadi atau terasa sebagai sebuah home.

The word 'house' in Indonesian refers to a building. A building that gives a sense of comfort as a resident is called home. Well, a house does not automatically becomes or feels as a home.

Pemilik Oneng tahu dia tidak mungkin bisa merawat dan membesarkan tujuh ekor anak anjing itu. Jadi dia memutuskan untuk mencari orang yang dapat memberikan 'home' untuk anak-anak anjing itu.

image: www.123rf.com
Oneng's owner knew she couldn't possibly take care and raise those seven pups. So she decided to find people who can give homes to those pups.

Bukan ukuran rumah yang dilihatnya. Bukan mewah atau tidaknya yang jadi ukurannya. 

It was not the size of the house that she had in mind. Nor whether it was fancy or not.

Karena apalah gunanya sebuah rumah besar, mewah dan berada di perumahan elit tapi dihuni oleh orang-orang yang tidak saling mengasihi dan tidak memiliki kasih untuk hewan.

Because what good is a big, fancy house that located in elite housing complex but inhabited by people who don't love each other and don't love animal.

*  *  *  *  *

Maukah kamu mengadopsi anak ini?

Would you adopt this child?

Sebetulnya setelah Doggie meninggal dua tahun lalu, saya dan papa tidak kepingin punya anjing lagi. Sedihnya kehilangan hewan peliharaan sama seperti kehilangan anggota keluarga.

After Doggie passed away two years ago both papa and I didn't wish to have another dog. The grief of losing a pet is the same as losing a family member.

Tapi sewaktu pemilik Oneng mengatakan dia sedang mencari orang untuk mengadopsi anak-anak Oneng, hati saya tergerak dan papa juga tidak keberatan.

But when Oneng's owner said she was looking for people who willing to adopt Oneng's pups, it moved my heart and papa didn't mind either.

Tadinya saya hanya ingin mengadopsi yang jantan tapi pemilik Oneng ngotot sebaiknya sepasang. 

At first I wanted to adopt just the male but Oneng's owner insisted to be better adopt a pair. 

Kalau berdua mereka bisa saling menemani, begitu penjelasan logikanya.

They can keep each other company, that's her logical explanation.

Ya betul juga sih.

Yep she's got a point.

Cuma saat itu saya dan papa belum menyadari segala sesuatunya juga jadi serba dobel.

The thing is neither papa nor me realized we would get everything in double.

Yang saat itu saya pikirkan adalah di surga Doggie pastilah sangat bahagia karena..


All I could think at that time is in heaven Doggie must be really happy because..

*  *  *  *  *

Pertama kali melihatmu

The first time I saw you

Setelah saya setuju untuk mengadopsi dua anak Oneng, mereka tidak langsung diserahkan ke saya karena pada waktu itu umur mereka belum genap dua bulan.

After I agreed to adopt Oneng's two pups, they were not handed to me right away because they were not yet two months old.

Atas permintaan saya, pemilik Oneng mengirimkan foto yang betina.

image: courtesy to Mrs Grace
On my request, Oneng's owner sent me the photo of the female.

Lucu memang tapi... Waduh! Hitam??

She was cute indeed.. but gosh! Black??

Dari dulu saya lebih suka memelihara anjing berwarna coklat atau krem.

I have always prefer to have a brown or beige fur dog.

*  *  *  *  *

Ketika saya memegangmu untuk pertama kalinya

When I held you for the first time

Datanglah hari yang bersejarah itu, Rabu 18 Oktober 2017.

On that historic day, Wednesday 18 October 2017.

Pemilik Oneng datang ke kantor saya.

Oneng's owner came to my office.

Dan ketika saya menggendong mereka untuk pertama kalinya..

I can't believe Billy was this small. He was the size of my palm
And when I held them in my arms for the very first time..

Saya tidak peduli lagi warna bulu mereka hitam kah, coklat, krem, merah atau ungu..

I no longer care if their fur is black, brown, beige, red or purple..

Karena saya langsung jatuh sayang pada mereka.

Because I loved them instantly.

*  *  *  *  *

Mau dikasih nama apa mereka?

What should we name them?

Setelah berputar-putar mencoba berbagai nama, akhirnya papa dan saya sepakat menamai mereka Billy dan Bella.


After trying on few names, papa and I finally agreed to name them Billy and Bella.

Billy Yohanes dan Bella Yohanes.

*  *  *  *  *

Malam pertama

The first night

Billy dan Bella baik-baik saja saat masih di kantor.

Billy and Bella were fine when they were still in the office.

Sorenya kami membawa mereka pulang. Khusus menyewa mobil.

We brought them home in the afternoon. Specially rent a car.

Kami memberi makan dan mereka pun tidur dengan manisnya. 

We gave them supper and soon they were asleep.

Sejauh itu semua berjalan dengan baik. Yah, perkara makan dan sering pipis sih dimaklumi karena mereka baru dua bulan setengah umurnya. Masih bayi.

So far everything went well. The oftenly eating and peeing were considered normal since they were just two and a half months old. They were babies.

Malamnya.. entah jam berapa saya terbangun oleh suara tangisan dari dalam kardus.

At night.. didn't know what time it was when I awoke by the crying sound from the box.

Oh, yang satu pipis.

Oh, one of them peed.

Setelah dikeringkan dan diganti alasnya dengan tisu bersih, saya taruh lagi dia dalam kardus.

After I dried her and changed the pad with clean tissue, I put her back in the box.

Sunyi cuma buat beberapa menit.

It was quiet for just few minutes.

Menangis lagi dia sambil menggaruk-garuk dus. Takut dia membangunkan saudaranya, saya angkat dia dan saya gendong supaya kembali tidur.

She cried again as she scratched the box. Afraid she would wake her brother, I took her out and carried her to make her sleep.

Bella akhirnya tertidur dan saya menarik napas lega.

Bella finally fell to sleep and I sighed in relief.

Baru saja saya taruh dia kembali ke kardus, Billy terbangun dan pipis. 

I just put her back in the box when Billy awoke and peed.

Sekarang ada dua ekor anak anjing yang menangis.

Now there were two crying pups.

Astaga!

Oh no!

Saya keringkan Billy, alas tidurnya diganti, saya gendong mereka berdua dan mereka segera tertidur.

I dried up Billy, changed the pad, I carried them both and they soon fell back to sleep.

Rasanya baru saja mata saya terpejam ketika saya terbangun dengan bunyi tangisan dan suara garukan di kardus.

It felt as if I just closed my eyes when I awoke by the sound of crying and scratches on the box.

Kali ini Bella tidak bisa dibujuk. Billy ikut menguik-nguik. 

This time Bella was hard to be comforted. Billy started to cry.

Adoh! Gimana mau tidur kalau begini terus?

Oh God! How could I have a sleep if it went on like this?

Putus asa, saya bawa mereka naik ke tempat tidur saya.

Desperate, I took them in bed with me.

Billy bergerak memanjat naik dan berakhir dengan tidur melingkar di atas leher saya sementara Bella bertengger di atas perut saya. 

Billy climbed up and ended up curled on my neck while Bella settled on my stomach.

Paginya saya bangun dengan tubuh kaku tapi setidaknya sepanjang malam kami bertiga bisa tidur.


I woke up in the morning with stiff body but at least the three of us slept through the night.

Dan sejak itu mereka tidak mau lagi tidur dalam kardus. Mereka ingin tidur dengan saya.

And eversince that night they didn't want to sleep in the box. They wanted to sleep with me.

Saya tidak tega untuk menyuruh mereka tidur tidak di atas tempat tidur saya.

I don't have the heart to tell them to sleep not on my bed.

*  *  *  *  *

Selamat repot

Happy occupied 

Sewaktu saya menaruh foto Billy dan Bella di facebook, dari sekian banyak komen, ada satu yang berbunyi begitu.

When I uploaded photo of Billy and Bella in facebook, among the many comments, one put that comment.

Maksudnya ape nih nulis komen kayak gitu?

What is the intention behind such comment?

Ini ledekan? Nyumpahin? Atau bicara dari pengalaman?

Is that a tease? Put a curse? Or speaking from experience?

Saya tidak menanggapi.

I didn't respond it.

Tapi saya mikir. Cuy, kalau dikate ngurus dua ekor anjing itu repot.. blah! Nggak usah deh ngurus dua ekor anjing atau cuma seekor, noh, ngurus diri sendiri aja sudah bikin repot kok. Betul kan? Contoh yang paling sederhana deh, tiap hari diri sendiri harus dikasih makan kan ya? Nah, salah makan, bisa bikin mencret. Kurang makan sayuran atau buah, kagak bisa boker. Kagak didoping sama vitamin, lemes kayak karet. Kagak olah raga, badan jadi sarang penyakit. So, apa bukan repot tuh namanya?


But it got me thinking. Dude, if you said taking care of two dogs would make one occupied.. blah! Let alone taking care two dogs or just one dog, it is definitely make one occupies to take care oneself. Take this simple example. One must eat everyday, right? Eating certain or unhealthy foods might make one gets diarrhea. Eating less veggies or fruits, get trouble pooping. No vitamin might make one's body weak like a rubber band. No exercise would make one's body gets lots of illness. So, would those things not making anyone occupied?

Kalau kagak mau repot, ya berhenti hidup.

If one does not want to get busy, then just stop living.

*  *  *  *  *

Mereka mencuri hati orang

They steal people's heart

Dari mulai murid-murid les saya sampai tukang jamu.. semua jatuh hati sama Billy dan Bella.

From my tutoring students to herb vendor.. everyone of them fell for Billy and Bella.

Lucu.. kata mereka tentang Billy dan Bella.

Cute.. that's what they say about Billy and Bella.

Billy yang kalem langsung jadi favorit murid-murid les saya.


The quiet Billy instantly became the favorite of my tutoring students.

Ah senangnya punya anjing yang disukai banyak orang.

It feels good to have dogs that are liked by lots of people.

*  *  *  *  *

Memperjuangkan satu nyawa

Fight for a life

18 November 2017

Pagi itu papa menelpon sewaktu saya lagi di kantor.

That morning papa called me when I was at work.

Billy baru saja kejang dan sempat kehilangan kesadaran. Keluar lendir dari mulutnya. Napasnya cepat seperti kalau lagi kepanasan.

Billy just had seizures and was unconscious. Phlegm came out of his mouth. He breathed fast as if he were hot.

Papa menyimpulkan Billy alergi pada obat yang diminumnya selama hampir empat hari buat mengobati jamur dikulitnya.

Papa concluded Billy had allergy attack from fungus medicine he has been taken for four days for the fungus in his skin.

Bella juga terkena jamur yang sama yang menyebabkan gatal dan membuat bulu mereka rontok. Itu sebabnya kami membawa mereka ke dokter hewan. 

Bella had the same fungus that causes itching and made their fur fall off. That is why we took them to the vet.

Dokter itu memberikan obat yang sama buat Bella dan Billy tapi Bella sama sekali tidak mengalami efek samping. 

The vet gave same medicine for Bella and Billy but Bella suffered no side effect.

Pagi itu kondisi Billy demikian parah sampai papa mengira dia akan mati.

That morning Billy's condition was so bad papa thought he would die.

Pada waktu itu kami belum tahu kalau itu adalah awal dari perjuangan kami semua demi Billy supaya dia tetap hidup dan kembali sehat.

Billy slept on my lap that night. He slowly recovered.
Bella who refused to leave Billy's side since morning slept near him
At that time none of us knew it was the beginning of a fight for Billy's life and health.

*  *  *  *  *

Sesuatu yang diwariskan kepadamu

Something inherited to you

Yang bukan duit.

Which is not money.

Warisannya dalam bentuk penyakit. Kecacatan.

Inheritance in the form of illness. Defectness.

Bisakah itu ditolak? Sahkah untuk protes?

Could it be rejected? Would it be legal to protest?

Oneng, mama Billy dan Bella, mewariskan tulang-tulang yang tidak sempurna.

Oneng, Billy and Bella's mother, pass down imperfect bones.

Sekitar bulan Oktober 2017 tiba-tiba kedua kaki belakang Bella tidak bisa dipakai untuk berjalan sehingga dia merangkak dengan menyeret kedua kaki belakang itu. Hal ini berlangsung selama kira-kira dua hari.

At around October 2017 Bella's hind legs couldn't be used to walk so she crawled and dragged those hind legs. This went on for about two days.

Papa dan saya berdoa serta mengoleskan minyak urapan ke kedua kaki itu. Mujizat terjadi. Bella bisa kembali berjalan hari itu juga.

Papa and I prayed along with applying annointment oil to those legs. Miracle happened. Bella could walk on that very same day.

Tapi kedua kaki depannya bengkok. Membentuk huruf o yang lebar. Hal ini memang tidak menghalangi Bella yang selalu ceria dan penuh semangat itu untuk beraktivitas tapi dia gampang jatuh. Beberapa hari lalu dia jatuh tersandung yang berakibat kaki kiri depannya jadi sedikit salah urat dan dia jadi jalan terpincang-pincang. Untunglah setelah kaki itu diurut papa dan setelah tidur panjang semalaman, besoknya bisa kembali normal.

Bella. 24 December 2017 after taking a bath
But her two front legs are bent. It shapes a wide o. However, it never prevents the cheerful and high spirit Bella to do her activities but it makes her fall down easily. Few days ago she tripped which made her left front leg sprained a little and it made her limped. Good thing she could walk normally after papa massaged that leg and after a long night sleep, it was back to normal.

Di Billy tidak demikian. Kaki-kakinya normal.

It's a different thing with Billy. His legs are normal.

Tapi pada tanggal 5 Desember 2017..

But on 5 December 2017..

*  *  *  *  *

Iman dan doa

Faith and prayers

Pagi itu Billy meraung. Mukanya menunjukkan kesakitan yang luar biasa.

Billy screamed that morning. His face showed tremendous pain.

Papa dan saya shock. Kami belum pernah melihat Billy seperti itu. Belum pernah kami mendengar dia meraung-raung kesakitan begitu.

Papa and I were shock. We have never seen Billy like that. We have never heard him scream in pain like that.

Kami tidak tahu apa yang terjadi padanya. Kami tidak tahu apa yang dirasakannya. Kami tidak tahu bagaimana harus menolongnya.

We didn't know what happened to him. We didn't know what he felt. We didn't know how to help him.

Kami kira dia akan mati.

We thought he would die.

Saya menangis pagi itu. Saya tidak sanggup melihat Billy jadi saya memunggunginya, saya peluk Bella dan saya ciumi dia. Hancur hati saya memikirkan Bella harus hidup tanpa Billy.

I cried that morning. I couldn't look at Billy so I turned around, I held Bella and I kissed her. It broke my heart thinking Bella would have to live without Billy.

Papa bilang kami harus bisa merelakan kalau memang Billy tidak berumur panjang. 

Papa said we have to accept if Billy couldn't live long.

Saya tidak bisa.

I couldn't.

Beberapa hari terakhir Billy memang mengalami kesulitan untuk berjalan. Ada sesuatu yang bikin dia berasa sakit waktu berjalan hingga akhirnya dia lebih sering kami gendong.

4 days before that dreading morning
In the past few days Billy had difficulty in walking. Something hurt when he walked that finally made us prefer to carry him.

Kami kira ada sesuatu dengan otot kaki.

We thought it was something to do with his legs muscle.

Jadi pagi itu kami betul-betul bingung dan takut melihat Billy tiba-tiba jadi seperti itu.

So that morning we completely lost our minds and scared to see Billy looked like that.

Tuhan, tolong Billy, doa saya. Mama, tolong Billy.

God, please help Billy, I prayed. Mama, please help Billy.

Kira-kira satu jam kemudian tiba-tiba saya teringat pada cerita seorang kenalan yang membawa anjingnya ke dokter hewan di kampus IPB.

About an hour later I suddenly remembered to an acquaintance's story about bringing her dog to a vet at Bogor agriculture institute (IPB) campus.

Saya telpon dia.

I called her.

Disana ada rumah sakit hewan, Keke.. katanya.

They have animal hospital in there, Keke.. she said.

Kami pun langsung membawa Billy ke sana. 

We took Billy there right away.

*  *  *  *  *

Melalui sungai, gunung dan api 

Passing the river, mountain and fire

Hasil rontgen menunjukkan tulang belakang Billy membengkok ke bawah. Ada ruas yang turun. Itu yang membuat sakit luar biasa.

Xray showed Billy's spine bent downward. A vertebrae bent downward. It caused that tremendous pain.

Ruas yang bengkok itu bisa kembali normal tanpa harus dioperasi karena usia Billy masih muda. 


That bent vertebrae will return to normal without having to undergo surgery because Billy's young age.

Dibutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk pulih.

It will take about four months to recover.

Sebaiknya dia tidur telentang supaya tulang yang bengkok itu bisa kembali ke posisinya.

He better sleeps on his back to make that bent spine returns to its position.

Yang dokter itu tidak katakan adalah selama itu Billy tidak bisa berjalan, tidak bisa duduk, tidak bisa merangkak. Bahwa dia akan menjerit-jerit kesakitan kalau bergerak, bahkan hanya disentuh kepalanya pun dia bisa melengking kesakitan, juga kalau mau pipis dan pup.

What the vet didn't say is during those time Billy can't walk, can't sit, can't crawl. That he screamed in pain when he moved, even a slight touch on his head could make him screamed in pain, also when he peed and pooped.

Bahwa selama itu pula kami kurang tidur, tegang, begitu banyak air mata untuk Billy, papa yang tidak bisa kemana-mana karena Billy tidak bisa ditinggal di rumah sendirian. Kami harus sigap membersihkan air kencing dan kotoran Billy. Kami harus bersabar hati dan menegarkan mental mendengar Billy menguik-nguik antara sakit, kesal dan bosan dengan sakit serta kondisinya.

That during that time we would have lack of sleep, intense, so many tears for Billy, papa can't go anywhere because Billy can't be left all alone in the house. We have to clean his urine and feses. We have to patiently and toughened our mental upon hearing Billy cried in between pain, feeling upset and bored with his illness and condition.

Tidak ada yang pernah membayangkan bahwa sejak itu saya harus bangun jam 4.30 pagi untuk menyapu dan mengepel lantai. Yah, karena seluruh kegiatan Billy (makan, tidur, pipis, pup, bermain) dilakukan di ruang tengah maka bisa dibayangkan gimana kotornya lantai itu. Pagi di sapu-pel, sorenya saya pulang lantai sudah kotor lagi. Kalau lagi ada tenaga, lantai itu saya sapu-pel lagi seadanya. So, saya harus kerja, saya juga harus mengajar, saya mengurus rumah dan ikut mengurus Billy. Jam 7 malam saya sudah teler. Sambil duduk pun saya bisa ketiduran. Capek fisik. Capek mental. Capek emosi.

It never crossed anyone's mind that eversince that I have to get up at 4.30 am to sweep and mop the floor. Well, all of Billy's activities (eat, sleep, pee, poop, play) are done in the livingroom so imagine how dirty that floor. Even after it has been sweeped and mopped in the morning, it is dirty by the time I've got home in the afternoon. I'd sweep-mop it again f I had the energy. Yep I have to work, I have to teach, I have a house and also Billy to take care. By 7 pm I have already drained. I can fall to sleep when I sit. Physically tired. Mentally exhausted. Emotionally drained.

Tidak ada yang mengatakan bahwa setiap kali papa menelpon saya di kantor, jantung saya serasa dicengkram ketakutan. Takut ada apa-apa dengan Billy di rumah.

Nobody told us that everytime papa called me at work, my heart felt like cramped with fear. Fear for something might happen to Billy at home.

Ketika orang-orang sombong, orang-orang egois, orang-orang gila hormat, orang-orang dengan niat-niat terselubung menjahati saya.. saya tidak takut. Bahkan pergi sendiri kemana-mana pun saya tidak takut. Tapi ketika mereka yang saya kasihi sakit atau dalam penderitaan.. ketakutan luar biasa menghantui saya.

When arrogant people, selfish people, people who crave for respect, people with hidden intention do bad things to me.. I am not afraid. I am even fearless to go anywhere on my own. But when the people I love are sick or in infliction.. a tremendous fear haunts me.

*  *  *  *  *

Menyesalkah kami..

Are we sorry..

Telah mengadopsi Billy dan Bella?

To adopt Billy and Bella?

Tidak. Kami tidak pernah menyesalinya.

No. We never regret it.

Mereka adalah bagian dari kami.

They are part of us.

Kami bahkan tidak bisa membayangkan hidup tanpa mereka.

We can't even imagine living this life without them.

*  *  *  *  *

Mereka saling memiliki

They've got each other

Setelah Bella dua kali tidak sengaja menginjak kaki Billy yang mengakibatkan Billy kembali kesakitan akhirnya kami terpaksa memisahkan mereka. 

After Bella accidentally stepped on Billy's feet twice that made the pain back we had no choice than separating them.

Billy ditaruh di ruang tengah. Bella di belakang.

Billy is placed in the livingroom. Bella in the back.

Setiap kali Bella diijinkan masuk ke ruang tengah harus ada saya atau papa yang duduk di dekat mereka untuk mengawasi supaya jangan karena terlalu semangat bercanda bikin Bella tidak sengaja menabrak atau menginjak Billy.

Everytime Bella is allowed to get into the livingroom, papa or I have to watch Bella so she won't accidentally hit or step on Billy when they are playing.

Kasihan sebetulnya melihat mereka harus dipisahkan. Mereka berdua saling menyayangi dan kalau terpisah saling merindukan kehadiran yang lain.


It is really sad to see them separated. They love each other and when they are apart they miss the presence of the other.

Tapi kami tidak bisa mengambil resiko.

But we can't take the risk.

*  *  *  *  *

Seorang pejuang

A warrior

Kalau saya sedang mengelus-elus Billy, hati saya terenyuh melihat dia dan teringat pada hari-hari yang telah lewat.

When I caressed Billy, it touched my heart to see him and remember the passing days.

Dalam usia kurang dari dua bulan dia dan Bella dipisahkan dari induknya. Diserahkan kepada kami tanggal 18 Oktober 2017.

He and Bella were separated from their mom when they were less than two months old. They were given to us on 18 October 2017.

3 November 2017
Mungkin kira-kira tiga minggu kemudian kulit mereka jamuran. Gatal. Bulu rontok. Plus cacingan.

Probably about three weeks later fungus attacked their skin. Itch. Their fur fell off. Plus worms inside their stomach.

Baru empat hari minum obat dari dokter hewan, Billy anfal berat. Itu terjadi tanggal 18 November.

Billy was in critical condition after just four days taking the medicine from the vet. It was on 18 November.

Lalu pagi tanggal 5 Desember Billy anfal lagi seperti yang saya tulis di atas. 

Then in the morning of 5 December Billy had another critical situation as I have written above.

Duh Billy, umur masih begitu muda tapi penderitaan sudah menimpa bertubi-tubi.

Geez Billy, sufferings has hit him in such a young age.

Tapi Tuhan begitu sayang pada Billy dan dengan kasih saya, papa serta Bella padanya, Billy bisa menghadapi dan melewati semua penderitaan itu.

But God loves Billy so much and with the love from me, papa and Bella, Billy could face and went through all those sufferings.

Billy kami adalah pejuang kecil yang tabah dan dia akan keluar sebagai pemenang.

Our Billy is a steadfast warrior and he shall comes out as a winner.

*  *  *  *  *

Setiap bulan adalah perayaan ulang tahun mereka

Every month is their birthday celebration

Sejak Billy sakit, saya memutuskan setiap bulan mereka bertambah usia akan kami rayakan.

Eversince Billy got sick, I decided that every month we will celebrate their birthday.

Karena setiap hari adalah perjuangan, ucapan syukur, harapan, doa, iman dan satu kemajuan lagi.

14 January 2018. Billy's condition has made quite a lot of good progress

Everyday is a struggle, gratefulness, hope, prayer, faith and one more progress.

Satu bulan adalah rangkuman dari semua itu. Jadi harus dirayakan.

All is summarized in one month. So it must be celebrated.

Dan terima kasih, Tuhan, karena telah memberikan mereka kepada kami.

And thank you God for giving them to us.